wanita penikmat perjalanan, mari berbagi dalam kesederhanaan

Senin, 20 Oktober 2014

Menikmati Nasi Oyek, Nasinya Orang Miskin


Nasi tiwul yg manis sumber : yesithiwul.blogspot.com
Kalian tahu nasi oyek? nah bagi yang belum tahu saya akan menceritakan apa itu nasi oyek. Dari cerita almarhum kakek saya pada jaman penjajahan dulu hampir semua rakyat Indonesia terutama untuk daerah Jawa sebagian besar masyarakatnya menggunakan beras oyek sebagai makanan pokoknya. Nasi yang dibuat dari singkong. Pada jaman itu makan nasi putih bisa dihitung beberapa kalilah dan termasuk hidangan yang mahal. Hanya orang-orang berduit yang mampu membeli beras.

Lambat laun jaman sudah semakin maju, nasi oyek sudah mulai langka dan jarang. Harganya pun sudah agak mahalan dari harga beras. Nasi oyek sekarang masih sering digunakan oleh orang-orang didaerah yang sering dilanda kekeringan karena akibat gagal panen  padi maka mereka beralih ke nasi oyek.
Ini dia nasi oyeku :) plus oseng pepaya muda + dadar telor bebek
Lebaran haji kemarin saya menyempatkan pulang kampung ke Cilacap. Ritual dikala pulang kampung pasti yang dikangenin adalah masakan ala kampung. Terutama jajanan pasar. Benar saja, baru aja turun dari becak ketika tiba dirumah, ibu saya lagi didepan rumah belanja sama tukang sayur keliling. Ibu membelikan nasi oyek untuku. Sebagai pelengkap ibu saya sudah memasak sayur oseng pepaya muda dicampur daun so (daun melinjo, bahan bakunya emping). Ditambah dadar telor bebek beli di tetangga sebelah hehe.

Nasi Oyek sendiri sekarang lebih sering dijual sebagai jajanan pasar. Biasanya dipasar dijual hanya dicampuri parutan kelapa terus dibungkus daun pisang. Satu bungkusnya dihargai 500-1000 rupiah. Murah bukan. Kata ibu saya harga beras oyek sekarang berkisar antara 7.000 - 10.000 per kg.  Mahal karena sudah jarang orang membuatnya dan prosesnya juga begitu rumit dan lama.

Info dari ibu saya proses pembuatan nasi oyek melalui beberapa tahap:
1. Singkong dikupas, dibelah dan dicuci lalu dijemur sampai kering. Singkong kering ini biasa disebut "gaplek". 
Ini namanya Gaplek, singkong kupas yang dikeringkan sumber: antarafoto.com
2. Setelah kering, gaplek ini direndam lama kurang lebih 3 hari sambil dicuci dan ganti airnya secara rutin agar tidak bau. Lalu gaplek ini dijemur kembali. 

3. Setelah kering lalu ditumbuk kaya tepung. Kalau tumbukan yang kasar dan sebesar ibu jari bisa dijadikan jajanan pasar namanya "gatot" . Gatot ini biasa direbus dicampur gula merah lalu ditaburi parutan kelapa. Kalau mau dijadikan beras oyek maka tepung singkong tadi sambil dikasi air sedikit sambil diplintir-plintir sebesar buliran beras. Lalu dijemur sampai kering. Ini namanya beras oyek.

Jajanan pasar "Gatot" yang enak dan lezaaatt  sumber: kuliner.panduanwisata.com
Kata ibu saya kalau mau merebus beras oyek ini harus dicuci bersih dan direndam sebentar lalu ditiriskan agak lama hampir semalaman biar kering. Katanya kalau masih basah ketika dikukus beras itu jadi bergumpal kaya nasi benyek karena kebanyakan air. Jadi biar pulen gitu. Kadang orang tidak bisa membedakan nasi tiwul dan nasi oyek. Kata ibuku kalau nasi oyek buliranya kasar sedangkan nasi tiwul itu berupa tepung. Biasanya tiwul itu dikukus pakai gula merah jadi rasanya manis sedangkan oyek tanpa campuran apa-apa. Makanya nasi oyek bisa dimakan pakai lauk pauk dan sayur apa saja layaknya nasi putih biasa.

Kalau soal rasa jangan ditanya. Mungkin bagi yang belum pernah mencoba agak asing karena baunya seperti nasi basi padahal rasanya enak dan ngangenin. Duuh..jadi pengen pulang kampung lagi. Ehh apa bawa beras oyek aja ya ke Jakarta hehe. Tapi emang masaknya paling enak kalau masaknya dikukus pakai kukusan yang terbuat dari bambu dan kompornya pakai pawon tungku kayu bakar. Hmmm...nikmaat..
Ini beras oyek buliranya sebesar beras padi . sumber: mondasiregar.com
Salam kuliner...
Blok M,  20 Oktober 2014   17.30

Senin, 29 September 2014

Menengok Kampung Baduy Masa Kini


 
Rombongan foto dulu didepan tugu selamat datang.... Dok.pri

Waktu kecil dulu pernah baca majalah bekas dari limpahan tetangga hehe, disalah satu halaman ada tulisan yang membahas tentang seluk beluk suku Baduy.  Suku Baduy menarik  saya karena unik. Ya unik karena terisolasi dari dunia luar khususnya suku Baduy Dalam, Mereka hidup tanpa listrik, telepon, tv dan teknologi lainnya. Mereka mengisolasi diri dari dunia luar. Anak-anak dilarang sekolah. Kok bisa gitu yak... Kata adatnya memang melarang begitu.  Padahal saya juga pernah merasakan hidup tanpa aliran listrik waktu kecil dulu. Tapi tidak separah Baduylah. Barang-barang elektronik seprti tv dan radio masih bisa masuk dengan tenaga baterai dan genset.

Nah beberapa puluh tahun kemudian tepatnya bulan mei tahun ini saya berkesempatan mengunjungi suku Baduy. Senengnya gimana gitu secara dari kecil masih penasaran sama suku Baduy. Pengin melihatnya secara langsung kehidupan disana khususnya masyarakat suku Baduy Dalam. Bagaimana mereka hidup bermasyarakat yang terisolasi dari dunia luar.

Wajah-wajah tim rombongan... Foto Nyomot dari blognya mba evi tamala : http://v4n1ll4.blogspot.com aku ga bisa sotosop haduuhh..kampungan bener yah hihi


Berangkat bersama rombongan yang dipelopori oleh Mas Ipung Dkk. Saya gabung mereka hasil gogling inet..dan lagi2 saya berterima kasih sama mbah gugel karena dipertemukan dengan mereka. Alhamdulilah seneng deh, pesertanya kompak dan bikin ngakak sepanjang jalan. Padahal ceritanya juga ga lucu-lucu amat ya sih. Tapi dasar otak lagi koplak cerita apapun jadi ngakak yang bikin gigi somplak eh bukan gigi garing :P

Iuran anggotanya klo ga salah en ga lupa 175ribu sudah termasuk makan 2 kali, tiket kereta pp, transpot pp nyewa angkot "elep" dari stasiun ke tugu selamat datang di Ciboleger (pp) dan juga buat ngasih sembako tuan rumah yang diinepin gratis buat semalam suntuk.

Meeting point di stasiun Tanah Abang. Kereta berangkat jam 08.00 pagi. Waktu tempuh sekitar 2 jam-an nyampe stasiun Rangkasbitung. Dari stasiun ke Ciboleger naik angkot sewaan "elep" dengan waktu tempung kurang lebih 1 jam-an. Jalannya yah lumayan bagus, kadang aspal kadang aspalnya rusak naik turun bukit. Manariknya kadang berpapasan dengan angkot yang kelebihan muatan. Jadi ada beberapa orang yang sengaja naik diatap mobil. Wooohh...emejing dah..begini ya hidup didaerah pinggiran.
Jangan lupa beli tongkat ini ya daripada nyesel selama perjalanan 6 jam hiks... foto dari mba evi http://v4n1ll4.blogspot.com

 Habis ishoma jangan lupa blanja-blanja cemilan cepuluh di Indomaret satu-satunya yang ada di Ciboleger dan paling laris pula.  Gimana ga laris, suku Baduy kan belinya disitu. Dan kata si sopir, pertama kalinya buka Indomaret itu banyak diserbu suku Baduy. Mereka rada bingung karena banyak yang ga bisa baca tuh harga dietalase jadi main ambil aja. Pas dikasir banyak yang kaget blanjanya nyampe jutaan, jadi dibalikin lagi  deh beberapa belanjaanya biar ngepas ama duitnya. Oh iya suku baduy sekarang sudah mengenal duit ya. Jadi transaksi jual beli sudah pake mata uang rupiah. Ga Barter lagi...

Dan bagi yang jarang olahraga seperti saya ketika anda ditawari tongkat seharga 3 ribu mending beli aja. Karena saya bener2 menyesal diperjalanan karena tongkat itu amat sangat membantu lho. Tapi bagi yang kuat jalan monggo taklukan perjalanan anda. Tapi jangan kawatir disana juga banyak tukang porter yah. Ada juga porter cilik. Yah anak-anak baduy umur 10 tahunan sudah diajak bapaknya nyari duit sebagai tukang porter. Salutt. Satu tas ransel dihargai 30ribu dari Ciboleger nyape suku Baduy dalam. Karena saya ga kuat bawa mending porter tas ransel hihi...ketahuan nih jarang olahraga plus faktor umur juga :p

Para gadis Baduy luar..masih kinyis-kinyis dan cantik alami :)
Selama perjalanan bagi yang sudah naik gunung ga masalah. Tapi bagi yang belum pernah siapin mental aja ama fisik. Jalanya naik turun bukit, kalau hujan becek, licin, terkadang melewati jembatan bambu, nyebrang sungai dll. Butuh tenaga ekstra. Perjalanan dimulai dari perkampungan Baduy luar. Baduy luar sudah bisa menerima teknologi. Mereka sudah memakai kaos atau baju adat warna biru. Mereka bekerja sebagai tenun ada juga sebagai tukang porter atau pekerjaan kasar lainnya. Dibaduy luar masih bisa foto-foto sepuasnya. nanti akan ada sungai dan jembatan sebagai pembatas antara suku Baduy luar dengan Baduy dalam. 

Setelah melewati batas jembatan itu semua elektronik tidak boleh dinyalakan. Tidak boleh foto-foto. No handpone, no kamera dll. Sebenarnya penasaran sih mau motret dan nyalain hp tapi takut akan hukumannya. Karena saya mendengar orang baduy dalam sangat kuat ilmu mistisnya. 

Lumbung padi suku baduy, letaknya jauh dari rumah.Jika ada kebakaran rumah maka lumbung padinya masih aman. begitu pula sebaliknya.

Sampai dirumah penduduk Baduy Dalam sudah hampir mahrib. Kami mandi disungai terbuka dekat rumah penduduk. Mandi tidak boleh pake odol, sabun mandi ataupun shampo. Karena air sungai itu digunakan untuk keperluan sehari-hari jadi biar tetep bersih dan tak terkontaminasi bahan kimia. BAB dan BAK juga dilakukan dialiran sungai itu. Oh iya suku badyi dalam berbaju putih dimana semuanya sama  baik model dan coraknya, tidak ada produk baju dari luar. 

Rumah-rumah baduy dalam juga sama untuk ukuran dan modelnya. Kata tuan rumah yang kami singgahi jumlah rumahnya juga tetap sama dari dulu hingga sekarang. Tidak boleh dikurangkan dan tidak boleh dilebihkan. Terima apa saja yang sudah ada disitu. Rumah Baduy hanya memiliki satu kamar yang disekat alias tertutup ada pintunya yg terbuka. Disitu tuan rumahnya tidur dan memasak dalam satu ruangan. Sementara diruangan yang besar tanpa sekat itu buat tidur para pengunjung. Disetiap rumah ada 2 tungku api. Diluar untuk para tamu dan didalam untuk tuan rumah yang digunakan sebagai alat masak dan juga penghangat ruangan ketika musim dingin. Karena letak suku Baduy dalam berasa dibukit yang tinggi.

Mari mendaki...gambar bawah aktifitas tukang porter dan warga baduy lain


Saya kira, ketua tim memesan makanan khas Baduy Dalam. Ealah ternyata pesannya dibawah diCiboleger. Jadi dibawa sama tukang porternya naik turun bukit. Untuk makan pagi juga makan malam. Ketika malam suasana gelap dan memang terasa lama waktu berjalan. Aktifitasnya hanya ngemil, makan ngobrol dan ngobrol. HP, kamera tidak boleh dinyalakan :). Tapi disitulah saya bisa merenung sunyi, seperti bebas dari segala rutinitas sehari-hari, kerja, macetnya Jakarta dll semua sirna. Dalam renungan itu sempat berpikir, Hidup ini untuk apa sih? mereka juga bisa hidup dalam kesederhanaan ini. Tak melulu ngejar materi dan tetek bengeknya. Oh iya kalau orang kaya di Baduy Dalam ditandai dengan banyaknya lumbung padi yang dimilikinya. Semakain banyak maka ia disebut orang kaya. 

Perbukitan Menuju Baduy Dalam


Ada kejadian lucu ketika malam hari. Kami sedang mengobrol-ngobrol dan makan, ngemil dengan bekal yang kami bawa. Si bapak yang punya rumah hanya melihat  aktifitas kami tanpa mengobrol. Kami juga bingung karena ga bisa bahasa sunda. Istri dan anaknya didalam kamar terus ga mau keluar. Si Bapak bisa bahasa Indonesia sedikit2. Teman2 kami pada menawarkan bekal yang mereka bawa dari biskuit, chiki dan jajanan lain. Kalau bapak suka maka langsung dimasukan kedalam kamar. nah saya tuh punya biskuat yang masih utuh belum dibuka. Saya berikan ke Bapak itu. Cuma dipegang diliatin lalu diletakan begitu saja. Jajanan teman2ku diambil sibapak tapi kok biskuatku dibiarin aja sampai pagi. Terus saya mikir, kenapa ya? Setelah saya banding-bandingkan dengan jajanan teman saya, bungkus biskuatku ada gambar macannya (Harimau). Apa dikira dibuat dari macan ya jadi si Bapak itu takut atau memang dilarang sama adat hehe...mungkin aja kali ya 

Perjalanan Dimulai..Dok.Pri
Suku Baduy dalam juga sudah ada warung kelontong loh. Jualan aqua, mi, dll. Ini lama-lama kalau dikunjungi terus-menerus sama orang luar bisa terpengaruh nih generasi mudanya. Buktinya sudah banyak pemuda pemudi yang ga tahan dengan adat istiadat di Baduy Dalam. Mereka yang ga kuat akhirnya memilih tinggal di Baduy luar. 

Apalagi kata si tukang porternya setiap weekend suku Baduy bisa dikunjungi oleh orang luar/wisatawan bisa sampai 300ribu orang. Tapi ada waktu dibulan-bulan tertentu suku Baduy Dalam tidak boleh dikunjungi. Itu untuk melakukan ritual tahunan dan juga panen raya. Oh iya lupa. Info dari tukang porter kalau orang sakit mereka berobat kedukun. Pernah kejadian ada warga Baduy Dalam jatuh dari pohon yang tinggi dan terkena patah tulang. Berobat hanya ke dukun tidak sembuh2. Lalu orang luar menawarkan membawanya kerumah sakit dengan bantuan helikopter. Namun mereka tetep kekeh menolak. Akhirnya hanya dokternya saja yang datang mengunjungi ke Baduy Dalam dengan waktu yang sudah dijadwalkan.

Rehat sejenak di Rumah Baduy Luar
Ketika mau balik tim kami melewati jalur lain yang sama pajangnya hampir 6 jam jalan kaki naik turun bukit. Dan seperti biasa tukang porterku setia menunggu tas ranselku haha...Entah saya datang ke Baduy bisa berpengaruh positif apa tidak. Ada semacam penyesalan dalan diri ketika sudah mengunjungi suku Baduy seolah saya seperti merusak dan mempengaruhi kehidupan masyarakat Baduy dengan gaya hidup seperti mode (pakaian, peralatan dan juga perlilaku perkotaan) yang membuat penasaran warga Baduy Dalam terhadap dunia luar. Sama seperti halnya saya penasaran terhadap kehidupan mereka yang terisolasi itu, seperti apa kehidupan mereka


Ah semoga saja suku Baduy Dalam tetap teguh memegang adatnya hingga tetap bertahan lama sampai anak cucu kita juga bisa mengenal siapa mereka. 


 
Perkampungan Baduy Luar



Jembatan Bambu


Tukang Porter Ranselku haha...

Narsis dulu sebelum pulang.  Nyungsrak nyungsruk bulepotan :)




Salam Jalan-jalan

Cempaka Putih, 29 September 2018  19.11






Senin, 01 September 2014

Dari Jualan Batagor ke Rumah Pelangi



13816989881666989928

Ceriaaa..bersama Rumah Pelangi

Teringat pesan seorang guru SD saya dulu pernah bilang “ Jika kau ingin pintar bertemanlah dengan orang-orang pintar”. Terus apa bedanya dengan kalimat “ Jika ingin sukses maka bertemanlah dengan orang-orang sukses atau jika kau menginginkan suatu inspirasi yang mengubah hidupmu maka bertemanlah dengan orang-orang hebat yang menginspirasi kamu dalam mencapai cita-citamu.

Maka sejak saat itu saya selalu berteman dengan teman-teman saya yang pinter. Biarpun saya agak kurang pinter juga.  Alhamdulilah masih kecipratan pinternya hehe...Minimal prestasi tidak mengecewakan tentunya.




13817022391507925467

Kegiatan di Rumah Pelangi

Ketika anda merasa hidupmu susah, selalu mengeluh terasa berat dan stress dalam menjalaninya itu wajar. Maka lihatlah sekelilingmu. Terkadang kamu tidak pernah tahu bahwa kamu masih beruntung dibanding orang lain. Carilah keberuntunganmu dari sisi lain. Cobalah membaca biografi orang-orang hebat. Mereka bisa hebat juga tidak mudah. Hanya semangat dan pantang menyerah yang menjadikannya orang hebat.

Dan kali ini saya juga dikelilingi orang-orang hebat yang mengisnpirasi. Minggu lalu saya ikut rombongan sahabat-sahabat Semestarian yang terdiri dari, Adam and Sun Foundation, Rumah Buku Cilegon, Perpus Semesta, Blogger Hibah Sejuta Buku, Arisan Buku Blogger dan beberapa teman kompasianer. Untuk detail kegiatan acaranya sudah diposting disini oleh sahabat saya yang kompasioner juga.

Kegiatan kunjungan kali ini merupakan yang ketiga bagi Semestarian. Dan kali ini berkunjung ke Rumah Pelangi yang ada di Bandung. Untuk kegiatan ini mengusung tema “ Berbagi Cerita Berbagi Ceria”. Rumah Pelangi adalah rumah belajar gratis bagi siapapun yang mau belajar. Didirikan oleh Kang Asep dan kak Rendi di tahun 2012. Kang Aseplah yang menurut saya tokoh yang inspiratif banget. Bagaimana tidak, dengan keterbatasan yang ia miliki, dia masih mau memberikan tenaga, waktu, pikiran bahkan rejekinya untuk membantu anak-anak yang kurang mampu untuk belajar di Rumah Pelangi.




1381702305648873866

Ngopi bareng dengan Pak Toni

Saya salut dengan semangat belajarnya yang tinggi dan pantang menyerah. Sejak kelas III SMP dia bekerja jualan batagor untuk membiayai sekolahnya hingga SMK. Tak sampai disitu setelah lulus SMK dia juga ingin melanjutkan kuliah dari mulai SNMPTN, Jalur khusus hingga ujian masuk STAN pun dijalanin. Namun gagal.

Tapi bukan Kang Asep namanya kalau ia pantang menyerah. Ia terus semangat belajar disekolah kehidupan. Membaca buku-buku motivasi untuk menyemangati dirinya. Untuk mengisi waktu luangnya selain jualan batagor keliling ia juga mengajar anak-anak di Rumah Mentari milik Kang Dudy yang jauh dari rumahnya.




1381700967751452301

Kang Asep menerima seperangkat Komputer dari Mang Aip from Adam & Sun Foundation

Dan katanya lagi, hasil keuntungan jualan batagor kadang habis hanya untuk transport bolak-balik dari rumahnya ke Rumah Mentari. Awalnya banyak teman dan juga keluarga yang bilang, buat apa sih susah-susah ngajar cuma ngabisin ongkos. Akhirnya ia mendirikan Rumah Pelangi didesanya yang deket dengan rumahnya.

Ia dibantu oleh teman-temannya dan juga mendapat sumbangan buku-buku dari para donatur untuk mengurusi Rumah Pelangi. Awalnya menggunakan kamarnya sebagaitempat kegiatan namun karena tidak muat maka kali ini mengontrak rumah panggung berrdinding bambu yang sangat sederhana. Berbagai kegiatan belajar dilakukan di rumah panggung itu. Dan saya salut sekali dengan semangat belajarnya yang tanpa henti. Sambil tetep jualan batagor yang sebagian hasil keuntunganya untuk ditabung sebagai biaya kuliahnya kelak juga untuk mengurusi Rumah Pelangi.

Ah ternyata ada orang dengan rejeki yang seadanya masih saja mau membantu orang lain. Terutama anak-anak kurang mampu untuk belajar di Rumah Pelangi. Jadi teringat cerita Pak Toni yang masih saudara Kang Asep yang memberikan nasehat pada kaum pemuda bahwa belajar itu penting. Jangan pernah berhenti belajar walau dalam keadaaan apapun. Kalau ada kemauan pasti ada jalan.




13817010672017176544

Mba Anas menyerahkan Buku dari Bloger Hibah Sejuta Buku

Pak Toni juga bercerita betapa ia dulu juga susah di waktu mudanya. Ia pantang menyerah dalam memperoleh pendidikan hingga bergelar insinyur dan bisa bekerja di Australia. Belajar dan berdagang. Itu yang diajarkan Pak Toni terhadap anak-anaknya, yang semuanya harus bergelar sarjana. Walau dari keluarga yang berkecukupan namun Pak Toni mengajarkan anak-anaknya untuk membiayai kuliahnya sendiri. Jadi Ia mengajarkan anak-anaknya cara berbisnis roti, membuat krupuk dan bisnis lainnya. Dan semua anaknya membiayai kuliahnya sendiri dengan cara berbisnis.

Dan sekarang diusia senjanya Pak Toni masih saja semangat belajar. Itu terlihat ketika kami ngopi bersama diwarung kecilnya. Sambil berjualan gorengan ia terlihat sibuk sedang belajar bahasa arab sendiri. Dan semoga Kang Asep dengan semangat belajarnya yang tinggi bisa sukses dan bisa melanjutkan kuliahnya kelak yang menjadi impiannya agar bisa mengajar dan berbagi ilmu kepada orang banyak. Amiiin....






13817011501823426204

Sahabat Rumah Pelangi dan Semestarian



,
Selamat Pagi...
Jakarta, 14 Oktober 2013 05.20

Setujukah, Bila Nama “Indonesia”Diganti dengan “Nusantara” ?




13967347911757077785


http://the-otherside-of-history.blogspot.com/2011/04/mahapatih-gadjahmada-sang-pengibar.html

Ada yang yang menarik di acara Kick Andy minggu ini yang tayang di Metro TV. Semua tentang ilmu metafisika. Tema garis besarnya lebih ke pengaruh sebuah “Nama” dengan segala kerugian dan keberuntungannya. Mulai dari pengambilan nama-nama pemain sepak bola hingga nama Indonesia. Dikehidupan nyata saya pernah menjumpainya. Teman SD saya tadinya bernama A. Tapi karena sakit-sakitan terus makanya namanya diganti jadi B. Dan setelah ganti nama itu teman saya sehat–sehat saja sampai sekarang. Kata orang tuanya sih namanya ga cocok dengan badannya gitu. Terus yang menarik saya untuk menonton acara itu sampai selesai karena ada membahas nama Indonesia.

Saya awalnya meradang mendengar narasumber Pak Arkand Bodhana Zeshaprajna yang katanya lulusan luar negeri. Lebih tepatnya lulusan University of Metaphysics International Los Angeles, California, Amerika Serikat, dia mengatakan Indonesia perlu diganti nama. Saya amat sangat tidak setuju jika nama Indonesia diganti. Saya malah penasaran apa nama yang tepat untuk mengganti “ Indonesia”. Untunglah Andy F Noya menanyakan nama yang tepat untuk Indonesia itu apa?. Dan jawabanya sungguh buat saya agak luluh sedikit, ya katanya Nusantara nama yang layak untuk menggantikan nama Indonesia”.

Pak Bodhana memberikan alasan katanya nama Indonesia itu jelek makanya banyak saja masalahnya. Dan dia juga meramalkan Indonesia akan terpecah-pecah begitu. Contoh yang sudah nyata adalah Timor Timur yang kini menjadi negara bernama Timor Leste. Saya sih kurang paham maksud alasanya dari segi ilmu metafisik itu. Diluar nalar pikiran saya.

Hmmm... mendengar Nusantara menurut saya sih lebih wah dan lebih besar karena kata “Nusantara” pernah diucapkan sang Patih Gajah Mada dengan sumpah Palapanya dijaman Kerajaan Majapahit. Apalagi Nusantara yang dulu luasnya juga lebih besar dari Indonesia yang sekarang. Jadi kata Nusantara memang sudah dari dulu dibuat oleh nenek moyang kita. Nusantara berasal dari bahasa Jawa Kuno. “Nusa” yang berati pulau dan “antara” artinya hubungan. Jadi Nusantara berarti rangkaian pulau-pulau.

Terus siapa yang memberikan nama Indonesia. Saya mencoba googling lagi karena ingin tahu sejarah pemakaian nama Indonesia. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya ditemukan oleh seorang ahli etnologi Inggris bernama James Richardson Logan pada tahun 1850 dalam ilmu bumi. Istilah Indonesia digunakan juga oleh G.W. Earl dalam bidang etnologi. G.W. Earl menyebut Indonesians dan Melayunesians bagi penduduk Kepulauan Melayu.

Pada tahun 1862 istilah Indonesia digunakan oleh orang Inggris bemama Maxwell dalam karangannya berjudul The Island of Indonesia (Kepulauan Indonesia) dalam hubungannya dengan ilmu bumi. Istilah Indonesia semakin populer ketika seorang ahli etnologi Jerman bernama Adolf Bastian menggunakan istilah Indonesia pada tahun 1884 dalam hubungannya dengan etnologi.

Kata Indonesia berasal dari kata Latin indus yang berarti Hindia dan kata Yunani nesos yang berarti pulau, nesioi (jamak) berarti pulau-pulau. Dengan demilkian, kata Indonesia berarti pulau-pulau Hindia.
Bangsa Indonesia pertama kali menggunakan nama Indonesia secara politik. Istilah Indonesia untuk pertama kalinya digunakan oleh Perhimpunan Indonesia, yaitu organisasi yang didirikan oleh pelajar-pelajar Indonesia di Negeri Belanda pada tahun 1908. Organisasi tersebut pertama kali bemama Indische Vereeniging. Kemudian nama itu diganti menjadi Indonesische Vereeniging pada tahun 1922. Selanjutnya pada tahun 1922 juga namanya diganti Perhimpunan Indonesia.

Pada tahun 1928 Kongres Pemuda II di Jakarta menggunakan istilah Indonesia dalam hubungan dengan persatuan bangsa. Kongres Pemuda tersebut pada tanggal 28 Oktober 1928 menghasilkan Sumpah Pemuda yang di dalamnya tercantum nama Indonesia. Istilah Indonesia secara resmi digunakan sebagai nama negara kita pada tanggal 17 Agustus 1945 dengan proklamasi kemerdekaan Indonesia.

Memang tidak penting masalah mengganti nama. Karena nama Indonesia saja sudah populer dan dikenal didunia. Tapi saya pernah baca artikel ketika piala dunia diadakan di Afrika Selatan ada WNI yang menonton langsung dan warga Afrika Selatan menanyakan darimana asalnya. Ketika menyebut nama Indonesia warga Afrika tersebut malah tidak tahu. Malah menyebutnya Indonesia itu di Malaysia ya? L Miris.

Indonesia masih banyak urusan yang lebih penting daripada hanya sekedar mengganti nama. Lagian saya juga sudah Cinta Indonesia. Tapi jika ada wacana sih juga tidak menolak 100% seperti ketika saya belum mendengar kata gantinya yaitu Nusantara. Yah setujunya mungkin 40%. Saya juga tidak percaya pada ramalan. Karena kata Nusantara saja hampir didengar dan dikenal sudah lama hanya saja Nusantara bukan nama Resmi.

Sumber:
http://menjejak-dunia.blogspot.com/2014/02/sejarah-asal-usul-nama-indonesia.html
www.serupedia.com
http://www.merdeka.com/peristiwa/ubah-nama-biar-tak-dicap-kere-indonesia-perlu-tiru-kazakhstan.html

Selamat Pagi.....

Cempaka Putih, 06 April 2014 05.00 am

Sabtu, 30 Agustus 2014

Film " The Adjusment Bureuau" Agen Penentu Takdir Manusia




13967138801752683218


                      Sumber Gambar: The Adjustment Bureau (Media Rights Capital/Universal Pictures, 2011)



Konon katanya pada jaman kegelapan tidak ada malaikat yang menentukan takdir sebuah negara dan dunia ini sehingga dibentuklah sebuah lembaga yang bernama "The Adjusment Bureuau". Hingga mengalami kejayaan pada masa kekaisaran Romawi dan Yunani, ilmu pengetahuan berkembang pesat. Lembaga itu dinonaktifkan lagi sehingga terjadi peperangan dan puncaknya Perang Dunia 1 dan 2. Lalu diaktifkan agency itu diaktifkan kembali sampai sekarang sehingga dunia pun damai kembali seperti  sekarang. Itulah tugas dari agen penyesuaian Takdir " The Adjusment Bureuau"

Melihat covernya ada Matt Damon, aktor yang bagus banget main di film trilogi The Bourne (The Bourne Identity, The Bourne Supremacy, The Bourne Ultimate dan The Bourne Legacy ) saya kira ini akan sama dengan film-film sebelumnya semacam thriller :P hehe..ternyata lain. Walaupun ini juga tak jauh dari genre film yang sering dibintanginya. Film  ini lebih ke romantic science fiction thriller film.

Nonton film ini jangan sampai ditinggal sedetikpun karena ceritanya sungguh detail. Karena jika meleng sedikit saja atau mau kebelet pipis misalnya, semua cerita yang menarik akan sia-sia saja.Saya nontonya saja 2 kali untuk tahu ceritanya lebih detail.

Film ini menceritakan semacam rute takdir. Dimana anda ditakdirkan begini, begitu lalu akan menjadi ini itu dimasa mendatang. Intinya kita bisa tahu masa depan kita akan seperti apa termasuk jodoh kita huehue.. :). Disini ada malaikat yang menuntun manusia kepada jalan takdirnya. Jika ada melenceng sedikit saja maka sang malaikat ini akan segera mencegah dan menghadang agar manusia tetep berada dijalurnya yang sudah ditentukannya. Rute takdir ini bisa meliputi karir, cinta, keluarga, kematian dan juga kehidupan politik.



 
http://smarahakim.wordpress.com/ulasan/adjustment-bureau/

Nah disini Matt Damon berperan sebagai David Noriss 24 tahun, seorang politikus muda yang ambisius yang ditakdirkan akan menjadi pemimpin besar di Negerinya, Amerika Serikat. Ketika kalah di pemilu senator ia selalu saja menjadi sorotan media karena petikan kata-kata politisnya. Malakat takdir selalu mengikutinya. David juga masih ditakdirkan akan menjadi Pemimpin Dunia di Pemilu mendatang. 

David Noris hidup sendirian. Karena semua keluarganya, Ayah, Ibu dan adiknya sudah meninggal dunia. Dan mereka ditakdirkan meninggal oleh Agency itu. Kehidupanya monoton sekali. Ada ruang kosong dalam diri David Noris yang sudah dijalaninya hampir 25 tahun hidup sendiri. 

Ketika ia kalah dalam pemilu, ia diharuskan memberikan sebuah pidato politiknya. Ia berlatih pidato dalam toilet gedung sebelum konferensi pers berlangsung. Ditoilet pria ini ia bertemu dengan Elise yang sengaja  bersembunyi dari kejaran security karena kabur meninggalkan mempelai pria yang akan dinikahinya. Ditoilet itulah mereka merasa menemukan chemistri dan merasa seperti sudah saling mengenal lama. 

Ditengah-tengah perjalanan menuju kantor tanpa sengaja ia bertemu dengan Elise untuk kedua kalinya. Elise seorang penari latar yang cantik. Elise ditakdirkan bukan untuk David Noris. Namun nyatanya ia dan Elise saling jatuh cinta. Dan ingin hidup bersama. Nah tugas agen itu akan tetap memisahkan mereka. Misalnya dengan menangkap David lalu membakar dompetnya sehingga kartu nama Elise pun lenyap. Ia tidak bisa menghubunginya, ada pula adegan malaikat yang mematahkan kaki Elise ketika sedang menari misalnya. Karena sang agen menakdirkan Elise akan menjadi penari hebat didunia. Jika ia menikah dengan Davis Norris maka Elise hanya akan jadi seorang guru tari anak-anak.

Tapi ada seorang agen namanya Harri yang berbeda dengan agen lainnya. Ia menyimpang dari jalur. Karena ia merasa David Norris layak mendapatkan kehidupan yang normal. Semua keluarganya sudah meninggal. Ayah ibu dan adiknya semua meninggal oleh dirinya yang bertugas untuk keluarga David.

Hampir selalu dipisahkan dari 3 tahun. Lalu dipisahkan kembali 1 tahun. Dan mereka masih saling mencintai dalan kesendirian mereka. Dan masih berharap satu sama lainya agar bisa hidup bersama. 

Nah cerita menegangkan ketika Harris memeberikan sebuah topi untuk David Norris karena Elise akan menikahi pria lain setelah ia meninggalkannya dirumah sakit. David berusaha mengejar ketempat dimana Elise akan menikah. Bak film fantasi, dengan membuka satu pintu ke pintu lainnya dan saling berkejaran dengan malaikat yang ingin memisahkannya.  Tetapi akhirnya mereka bersatu. Happy Ending...
Perfect dan mengena sekali film ini apalagi diselipi kutipan bagus seperti ini:

Most people live life on the path we set for them. Too afraid to explore any other. But once in a while people like you come along and knock down all the obstacles we put in your way. People who realize free will is a gift, you’ll never know how to use until you fight for it. I think that’s The Chairman’s real plan. And maybe, one day, we won’t write the plan. You will.

 ( Kebanyakan orang hidup mengikuti alur saja. Karena terlalu takut untuk mengexplore alur yang lain. Tetapi sekali orang sepertimu menghadapi rintangan yang diletakan dijalanya. Orang itu baru menyadari bahwa kehendak itu adalah hadiah yang tidak tau bagaimana menggunakannya sampai ia berjuang. Kupikir itu rencana "Ketua". Dan mungkin suatu hari kami tidak lagi menuliskannya. Kamu sendiri yang akan menuliskannya)


Tentunya saya sebagai orang Islam sudah sering mendengar tentang nasib kan? ya yang menentukan nasib seseorang adalah orang itu sendiri bukan Tuhan. " Sesungguhnya Alloh tidak akan merubah nasib suatu kaum kecuali kaum itu sendiri yang merubah nasibnya"

Lalu bagaimana dengan takdir Jodoh? bukankah Jodoh ditangan Tuhan? ya benar. Jodoh memang di tangan Tuhan tapi kita sebagai manusia jangan diam saja hanya menunggu dan berdoa semoga Jodoh datang dari langit. Tapi tetep berusaha dan mengupayakan mencarinya didunia ini. Jodoh harus dijemput yaa... . Jika Tuhan berkehendak maka Jodoh pasti bertemu.....


Terus siapa yang akan menjemput aku? hehe... Yuk tetep semangat mencari Jodoh ya...  ^_^



Cempaka Putih, 11.20 pm  05  Maret 2014

[Puisi Subuh] Ikhlaslah...








1360185082642658371



                            duniamuslimkhairulazmi.blogspot.com


Kehidupann masih terus berjalan
Teruslah  melangkah
Bukan mudah untuk melangkah
Karena langkah itu punya pemilik harapan
,
Ketika harapan tlah sirna
Tetaplah melangkah
Dengan tenang
Dengan sabar
Dengan doa
Ikhlaslah...
'
Ikhlaslah ketika hidupmu jauh
Jauh dari harapan
Jauh dari kesempurnaan
Jauh dari kebahagiaan
Ikhlaslah...
'
Bukan percuma kau menangis
Bukan percuma kau bersedih
Ketika hatimu teriris
Tangismu tanpa tujuan
Sedihmu tak bermakna
Tanpa keikhlasan
'
Akan kau temui dibalik keikhlasan
Kenikmatan hati
Kedamaian hati
Ketenangan hati
Bagi segala jiwa yang ikhlas


*****--------*****

Terima kasih Tuhan
Aku menerima kehidupan ini
Kau tlah mengajarkan apa arti hidup itu
Seni menikmati hidup indah
Dunia yang tak nyaman bisa kau taklukan
Hanya dengan menaklukan hatimu terlebih dulu
'
Bahagiamu ada didalam sana kawan
Insyaalloh kau bisa menikmatinya
Merasakan kebesaran-Nya
Kebesaran-Nya ada dalam hatimu

'
Cempaka Putih, 7-2-2013

Sabtu, 23 Agustus 2014

Initial D, Film Balap Liar Yang Cool dan Keren






13954627282088562851

sumber: konfigurasikepaladanhati.blogspot.com



Film ini termasuk film lama. Saya sudah nonton sekitar 4 tahun lalu di TV kabel, waktu itu saya lupa judulnya hehe. Nah kebetulan tadi malam saya nonton lagi dihardisk yang udah ngopi ratusan film dari seorang kawan. Nah anteng deh dikamar klo weekend :P . Film ini komplit deh permasalahannya mulai dari problem keluarga, persahabatan, adegan lucunya dan cinta... uhuy.

Film ini bukan balap liar yang ngawur dan penuh tawuran dan kekerasan seperti yang diberitakan di tv-tv masalah geng motor yang meresahkan. Memang ada adegan kasar tapi menurut saya masih dalam tahap kewajaran.

Tokoh utama adalah Takumi, seorang pemuda yang masih berstatus pelajar kelas 2 SMA anak penjual tahu yang sederhana. Ayahnya dulu seorang pembalap terkenal digunung Akina Jepang. Sejak ditinggal istrinya, ayahnya sering mabuk-mabukan dan sering kasar bahkan memukuli Takumi.

Setiap dini hari Takumi harus mengantar tahu melewati jalanan Gunung Akina yang terkenal banyak kelokan, tikungan tajam dan tebing curam yang menantang. Perkerjaan mengantar tahu sudah dilakoni sejak 5 tahun lalu ketika ayahnya terkena penyakit ambein. Takumi jadi mahir menguasai jalanan Gunung Akina Jepang. Takumi bisa melewati jalanan Gunung Akina hanya dalam beberapa puluh menit saja. Selain mengantar tahu, Takumi juga bekerja paruh waktu sepulang sekolah di SPBU milik temannya, Itsuki.

Suatu pagi buta sepulang mengantar tahu dagangan ayahnya, tanpa sengaja Takumi bisa menyalip salah satu anggota tim raja balap liar amatir yang terkenal. Padahal Takumi hanya memakai GTR AE86 keluaran jadul milik ayahnya. Pencarian siapakah si pengemudi GTR AE86 yang mengalahakan pembalap amatir pun dimulai. Banyak pembalap lain yang menantangnya balapan di Gunung Akina.

Semua orang mengira pengemudi AE86 tukang tahu itu adalah ayahnya Takumi. Memang ayahnya seorang pembalap waktu ia muda dulu. Dan sudah 5 tahun belakangan ini, Ayahnya sudah tidak pernah mengantar tahu ke Gunung Akina. Ayahnya pasti tahu, ini ulah Takumi.

Sejak menang balapan melawan tim amatir lokal. Takumi jadi terkenal dan banyak pembalap menantang balapan. Pembalap profesional pun tak mau kalah ingin balapan dengan Takumi. Persaingan pun semakin sengit. Namun Takumi bisa mengalahkan mereka semua hanya bekal GTR AE86 jadul milik ayahnya. Dan Takumi juga baru menyadari, bahwa ayahnya orang yang hebat. Bisa menyulap mobil jadul menjadi sempurna untuk balapan, tak kalah dengan mobil balap keluaran terbaru. 

Walaupun seorang pemabuk yang suka memukulinya, tanpa disadari telah manjadikannya Takumi seorang pembalap masa depan yang sukses.
Selain dibumbui kisah asmara Takumi dengan teman sekolahnya. Film ini menarik untuk ditonton. Adegan-adegan yang apik ketika balapan, dari expresi wajah hingga setir dan kaki beradu dengan sangat baik. Dan juga saya suka musiknya, amat sangat mendukung. Apalagi sountrack terakhir musik gaya ngerap tapi sayang saya ga tau judul lagunya jadi ga bisa donlod hiks...

Selamat siang, selamat menonton, selamat menikmati liburan :)
Cempaka Putih, 22 Maret 2014 11.45 wib

42





13918438831146709950

sumber. wikipedia.org




Film 42 memang sudah lama tersimpan dalam hardisk ekternal saya. Sengaja tidak nonton karena saya pikir bukan film bagus jadi saya abaikan saja. Saya lebih baik pilih judul film yang lainnya untuk ditonton. Nah tadi malam, berhubung semua film barat di hardisk saya hampir sudah ditonton, tinggal film indo, asia dan kartun yang belum saya sentuh. Memang saya lebih suka nonton barat dulu. Selain kualitasnya bagus juga ceritanya sangat bervariasi ga lebay dan cengeng seperti fim-film Indonesia.

Sambil tiduran saya iseng buka film 42 ini. Kalau tidak bagus pasti saya tertidur dikala nonton ini. Dari pertengahan hingga akhir film ini mata saya netes mulu haha ketahuan cengeng nih J. Film ini bercerita tetang rasis, terutama rasis di bidang olahraga bisbol. Ya pemisahan ras kulit hitam dan kulit putih masih amat kental di negeri Amerika sana setelah perang dunia II.

Di tahun 1945, Branch Rickey (Harrison Ford) sang Bos Eksekutif tim bisbol Brooklyn Dodgers yang ingin membuat perubahan agar timnya meraih banyak kemenangan dan memiliki banyak keuntungan dari bisnisnya karena seluruh hidupnya dicurahkan ke bisbol. Dari menjadi pemain, pelatih hingga sekarang menjadi eksekutif. Ia ingin melakukan sesuatu yang dulu tidak bisa dilakukan, yaitu ketika menjadi pelatih ada seorang pemain bisbol yang memiliki talenta luar biasa. Tapi terkendala rasis, pemain itu adalah seorang Negro. Pihak managemen menolaknya. Ia juga tak bisa menolongnya.

Kini ia bisa melakukan apapun walau banyak rintanganya. Ia merekrut seorang Negro, Jacky Robbinson (Chadwick Boseman). Punya talenta, masih muda 26 tahun. Gebrakan perubahan Rickey oleh pihak managemen dianggap gila. Karena jika dilakukan maka timnya akan dikucilkan dan tidak boleh main dalam organisasi liga bisbol. Tapi Ricky punya alasan karena diolahraga bisbol tak ada aturan/larangan mengenai agama, umur dan warna kulit. Hanya budaya pemisahan rasis masih kental dijalankan di Amerika sana.

Rasis dalam penggunaan toilet khusus white only, hotel berbintang, restoran, pesawat terbang hanya khusus diperuntukan bagi warga kulit putih. Rickey juga menasehati Robbinson akan banyak sekali halangan dan rintangan bahkan cacian kepada sang Negro dan juga Timnya. Tapi asalkan berani dan mampu menunjukan kemampuanya maka ini akan jadi sejarah perubahan. Dari tahun ke tahun musim liga bisbol yang ikut 400 pemain semuanya kulit putih. Tapi sejak tahun 1945 komposisinya berubah menjadi 399 karena masuklah sang negro. Sang agen perubahan.

Akhirnya setelah tanda tangan kontrak Robbinson mendapat seragam dan nomor punggung no 42. Debut Robbinson di tim bisbol Brooklyn Dodgers dengan gaji $600 selama masa training dan jika sudah tanda tangan kontrak maka gajinya dinaikan menjadi $3,500. Ia juga memboyong istrinya ikut menemaninya ke Brooklyn. Timnya selalu meraih kemenangan sukses. Semua penonton mencaci maki Robbinson dan disuruhnya keluar. Ada saja kelakuan para pemain lawan yang berusaha mencederai dari melempar bola bisbol ke kepalanya, menjagal kakinya ketika berlari hingga jatuh. Belum lagi cacian yang semuanya tidak didukung oleh timnya sendiri. Bahkan awal masuk hampir semua pemain dan pelatih Brooklyn Dodgers menandatangani surat pernyataan tidak setuju dengan masuknya sang Negro. Namun semua itu bisa dilakukan oleh Bracng Rikey yang akan mengancam memecat pemain yang tidak setuju dengan gebrakan perubahannya.

Ketika ada menagernya mendapatkan sepucuk surat dari para penggemar Brooklyn Dodgers, maka Ricky juga menunjukan 3 bunder berisi ribuan surat yang intinya tidak suka dengan sang negro Robbinson main bersama timnya. Dan ending cerita Tim Brooklyn menjadi juara Dunia berkat Robbinson. Ia menjadi bintang yang selalu banyak yang meminta tandatangan. Warga kulit putih juga bisa menerima keberadaaanya. Sejak perubahan itu semua berubah. Dari tahun ke tahun ke tahun semakin banyak orang Negro yang bermain bisbol. Pemisahan rasis berangsur-angsur menghilang. Semua sejajar.

Dan setiap bulan April semua pemain bisbol merayakan hari sejarah itu dengan bermain bisbol tapi semua pemain memakai nomor punggung 42. Dan Nomor 42 pulalah yang dipensiunkan dan tidak dipakai oleh siapapun dalam sejarah bisbol Amerika.

Film ini merupakan kisah nyata. Layak ditonton bersama keluarga anda. Rasis tidak berlaku lagi..sekian ratus tahun juga Amerika baru punya Presiden Obama. Malah terpilih untuk kedua kali. Jadi Tuhan memang maha Pencipta Yang Adil. Semua sama dihadapan Tuhan.
,

Selamat Weekend
Cempaka Putih, 08 Febuari 2014 14.40 WIB

Wisata Murah di Pesisir Utara Jakarta



14027689891035698534

Dok.Pri. Gubuk-gubuk penginapan yang disediakan...
Akhirnya kesampean juga mengunjungi Wisata Alam Mangrove Angke Jakarta Utara setelah sudah lama melihat liputan jalan-jalan di Taman Wisata Alam Mangrove yang tayang  di salah satu stasiun televisi swasta. Cukup satu hari saja mengunjungi wisata alam ini. Kecuali jika ingin menginap disana disediakan juga penginapan yang asri banget dengan pemandangan alam yang indah.

Setelah saya browsing dan juga nanya sana sini ternyata wisata alam yang saya kunjungi itu milik swasta. Sedangkan milik pemerintah kata temen saya kondisinya sangat memprihatinkan. Lha gimana tidak  wong biaya masuknya saja gratis sedangkan di Angke- PIK (Pantai Indah Kapuk itu dikelola swasta dikenakan tarif  masuk 10rb. Untuk tarif baru per 1 Juni 2014 biayanya naik lagi bisa 2 kali lipat lebih menjadi 25 ribu. Untung saya kesana pada akhir Mei yang banyak hari kejepit. Jadi masih murah meriah bayar tiket masuk plus parkir motor 12 ribu. Bensin 15 ribu. Yah abis 27 ribulah untuk jalan-jalan murah cuma sehari hehe...


14027697131775214066

Dok.Pri. Nih tiket masuk naik per Juni 2014 :)
Rancana awal saya datang bersama 4 orang teman dan kesana akan naik angkutan umum. Ternyata 2 orang cancel tidak bisa ikut ke wisata alam PIK. Dan berdasarkan info dari teman yang  sudah pernah kesana kalau naik angkutan umum aksesnya susah. Jalannya jauh banget, lebih enak bawa kendaraan sendiri. Jadi nekad motoran ajah.  Untunglah teman saya yang saya boncengin  tinggalnya dideket-deket PIK jadi bisa buat GPS berjalan hehe kalau tidak asli nyasar.  Teman saya yang jadi GPS saja sempet nyasar sampai mau ke Pasar Ikan Angke gara-gara ada perbaikan jembatan jadi jalur dialihkan kejalan lain.

Kalau saya jelaskan akses kesananya saya masih ga mudeng hehe masih belum inget yang saya inget cuma patokanya saja. Tanya blog lain saja yee :P (siapa yang nanya ya?). Yang jelas nanya saja gerbang PIK (Pantai indah kapuk) terus kalau sudah didalam kawasan PIK tinggal nanya Yayasan Bunda Tzu Chi karena letak wisata alam itu dibelakang yayasan itu yang gedungnya megah gaya arsitektur Tiongkok.



14027706971123289857

Ini gedung Yayasan BUnda Tzu CHi tampak dari belakang...klo dari depan lebih bagus lagii

14027748311019652889

Hutan Mangrove...rimbunnyaa
Saya kesana memilih sorean saja karena sengaja ingin berburu senja hoho...pengin ngromatislah  :P. Kata teman yang kesana pagi-pagi itu nyampai sana siangan dan panas teriknya itu yang  menyengat sekali.  Tapi tetep nyaman karena rimbunya pepohonan dan juga rindangnya sepanjang jalur jalan setapak disana. Yang tidak enak  itu cuma kalau mau naik kano karena harus mendayung sendiri capek pastinya, cuaca panas terik lagi karena perahu kanonya tidak beratap hehe jadi panasnya berasa. Lalu  naik kapal speed boat  menyusuri hutan mangrove disiang terik juga tidak nyaman.  Tapi pas sorean juga, saya tidak kebagian kano ataupun kapal karena yang mengantri banyak juga. Untuk menyewa 1 kano 50rbu selama 45 menit sedangkan speedboat 6 orang kena 200rb setelah 1 juni pastinya bisa naik 2 kali lipatnya. 1 kano muat 2 orang.


14027723441497479652

salah satu sudut setapak yang rindang... nunggu motoin sepi dari orang lama banget loh hehe
Oh iya, disana dilarang bawa kamera DSLR atau pocket ya karena dilarang sama petugasnya. Jadi kalau mau foto-foto bisa pake kamera HP. Karena di Pos deket parkiran itu ada petugas yang memeriksa tidak boleh membawa kamera. Entah kenapa tidak dibolehkan, saya lupa mau menanyakannya kemarin. Menurut temen saya boleh  saja sih tapi bayar  antara ratusan tibu hingga 1 jutaan atau kalau ketahuan petugas bisa kena denda juga disuruh bayar. Banyak juga  sih yang bawa kamera gede, biasanya untuk foto-foto prewed hehe...kira-kira saya kapan yah.. (ngarep hehe).

Tapi temen saya tetep bawa tuh kamera pocket dan tidak ketahuan petugas. Gimana gak ketahuan lah wong bawa kameranya ditaroh dikantong kresek terus dimasukin tas. Jadi dikira bawa bekel makanan haha... Dan sambil menunggu senja kami menyusuri jalan setapak, jembatan demi jembatan. Lalu ngobrol ngalor ngidul hingga lupa motoin senja :( Tapi gapapalah dapet senja sedikit tidak masalah.

14027732151364336294

Salah satu jembatan yang panjang...

1402773376834234038

Senjaaa dibatas kota.... eh salah senja di hutan mangrove :)
Tak lupa saya menyempatkan ke ujung pantainya. Tapi sayang hari sudah mulai gelap jadi ya cuma sebentar saja kepantainya. Lagian dilepas pantai ada pengerjaan proyek pembangunan apartemen kalau tidak salah jadi ya mengganggu pemandangan.  Pas mau pulang jalan setapak tadi sudah terangi oleh listrik disepanjang sisi kanan kiri. Jadi jangan khawatir kalau kakinya takut kesandung karena ada penerangan lampu dimalam hari.


14027744011752927063

Senjaaa lageee.... :)

140277445914778289

Dok.Pri. Penerangan dimalam hari
Untuk fasilitas disana lengkap dari penginapan, parkiran, toilet, kantin dan juga mushola yang asri banget dah. Jadi ga nyesel bepergian wisata murah cuma buat manjain mata deh. Dan sepanjang jalan dikawasan PIK ada wisata kuliner yang kalau malam hari makin rame. Kami mau mampir buat makan malam. Tapi kata teman saya wisata kuliner disitu mahal dan ga sesuai kantong kita haha. Bisa 300-ribuan ke atas. Teman saya sih pernah makan disalah satu restoran yang   All You Can Eat cuma 60ribu. Dan ketika disusuri ternyata teman saya  lupa restorannya yang mana, haduuhh...yo wes bablas pulang saja.


14027745341185253822

Dok.Pri. Sebelum pulang, narsis dulu yakk...
Jadi selain Monas, Ancol, Ragunan, TMII ada juga wisata alam Angke ini  yang layak dikunjungi buat the next your destination yaa... Bagus dan murahlah ga terlalu merogoh kocek terlalu dalam. Daripada tiap weekend muncak mulu dan kejebak macet, sekali-kali ke pesisir utara.
Salam Jalan-jalan

,
Cempaka Putih, 15 Juni 2014 02.31

Film “My Way” Kisah Sang Pelari Maraton Tawanan Perang





14076139731601890774

sumber: movieluthfi.wordpress.com

Seperti biasa weekend adalah waktunya movie mania hehe. Barusan nonton film “My Way” atas rekomendasi dari teman satu kost yang sudah nonton duluan. Dan ternyata saya sudah menontonya ketika tayang di salah satu stasiun TV swasta. Waktu itu saya nontonya ga dari awal, tapi dari pertengahan karena sudah lewat dan tetep mengena di endingnya yang bikin mewek hiks.
Film ini adalah kisah nyata jaman perang dunia I dan II. Kisahnya tercatat karena ada seorang asia satu-satunya yang berseragam Jerman yang ditemukan oleh pasukan AS di Normandy , Prancis pada D-Day 1945. Setelah diinterogasi ternyata ia sebagai orang Korea. Dimana pada masa itu Korea dibawah pendudukan Jepang dalam perang Dunia II. Banyak orang Korea dipaksa untuk bergabung dengan tentara Jepang untuk melawan Cina dan Uni Soviet (Rusia kala itu).

Pada tahun 1928 Korea pada masa itu menjadi daerah pendudukan Jepang. Di Korea banyak tentara dan pegawai pemerintahan dipegang oleh orang Jepang. Dan orang Jepang di Korea dianggap sebagai warga kelas satu. Adalah Kim Jun Shik ( Jang Dong gun, aktor korea) yang berperan sebagai anak pembantu yang bekerja pada seorang pejabat Jepang. Ia seorang pelari maraton yang selalu menang dalam pertandingan. Pada saat itu sang pejabat Jepang itu kedatangan seorang cucunya dari Tokyo, Tatsuo Hasegawa(Joe Odagiri-aktor dari Jepang). Ia juga seorang pelari maraton terkenal dari Tokyo, Jepang.



14076141391654625683

sumber: danieldokter.wordpress.com

Pertandingan demi pertandingan selalu menghadirkan Kim dari pihak Korea dan Tatsuo dari pihak Jepang. Keduanya sama-sama kuat terkadang dimenangkan oleh Tatsuko dan suatu hari dimenangkan oleh Kim. Tapi lebih sering dimenangkan oleh Kim yang memang lebih cepat daripada Tatsuko. Nah pada saat olimpiade kala itu, lomba lari dimenangkan olek Kim. Namun hal ini justru menjadi hukuman bagi negara Korea yang diblack list tidak boleh ikut olimpiade berikutnya. Dikarenakan Korea menang, dan Jepang menjadi juara 2 dan itu dianggap membuat malu pihak Jepang karena menurunkan bendera Jepang lebih rendah dari bendera Korea. Padahal Korea adalah daerah pendudukan Jepang.

Banyak orang Korea kala itu dijadikan tentara untuk membantu Jepang demi memperluas wilayahnya yang menjadikannya Macan Asia. Selama tidak boleh bertanding Kim memilih menjadi penarik becak yang ditariknya dengan berlari. Ini demi menjaga kecepatan larinya tetap fit. Pada suatu waktu dibuatlah pertandingan di Korea dimana Kim dibolehkan lagi ikut bertanding lari maraton berkat seorang petinggi Korea kala itu. Dimenangkan oleh Kim tapi pada saat pengumuman dan penobatan medali yang dipodium nama Tatsuko yang menjadi pemenang, Kim didiskualifikasi karena dianggap menjegal pelari no 3, Kimura Melihat ini penonton Korea mengamuk dan terjadilah insiden kerusuhan huru hara.

Semua orang yang terlibat kerusuhan itu dipaksa menjadi tentara Jepang. Termasuk didalamnya Kim. Ia dikirim ke Jepang menjadi tawanan perang dan wajib membela Jepang dalam setiap peperangan. Dan tanpa diduga ternyata Tatsuko, lawan disetiap lomba larinya kembali ke Jepang dengan manjadi panglima perang Jepang. Kim sebagai bawahannya. Disini perseteruan sengit dendam Tatsuko yang dikalahkan Kim mulai menjadi-jadi. Perang mulai berkobar dimana-mana. Pihak Rusia mulai menginvasi daerah jajahan Jepang di daratan Cina. Dan dalam perang ini Jepang kalah. Semua tentara Jepang di daerah jajahannya otomatis menjadi tentara tawanan Rusia.

Dibawalah Kim dan Tatsuko ke Rusia untuk menjadi tawanan perang dan menjadi tentara yang wajib membela Rusia. Di Rusia ini konflik pribadi Tatsuko dan Kim mulai reda karena sama-sama menjadi tawanan perang. Dalam pertempuran perang antara Rusia melawan tentara Nazi Jerman, Rusia kalah dan banyak tentara tawanan tewas. Tapi tidak dengan Kim dan Tatsuko. Mereka berganti seragam Jerman demi keselamatanya karena semua daerah eropa banyak dikuasai Jerman. Dan mereka pun menjelajahi daerah pengunungan yang bersalju untuk menuju ke Jerman.

Resmilah Kim dan Tatsuko menjadi tentara Tawanan Jerman. Mereka menjadi sahabat dan akrab layaknya saudara sendiri karena di Eropa hanya mereka berdua yang berwajah Asia. Tatsuko mulai menyesali sikapnya dulu ketika menjadi panglima perang yang selalu berlaku kasar pada Kim. Tapi Kim malah yang selalu menolongnya hingga Kim menjadi tuli karena salah satu telinganya terkena Bom. Ada adegan ketika perpisahan Kim dan Tatsuko yang sekarat lalu pertemuanya kembali yang tak terduga itu bikin mewek beneran loh.

Pada tahun 1945 sekutu AS menyerang Jerman, didaerah Normandia Perancis yang menjadi jajahan Jerman. Dalam peperangan ini Jerman kalah, Kim dan Tatsuko berusaha melarikan diri dan berniat kembali kenegaranya namun Kim tertembak dan meninggal dunia. Sebelum meninggal dunia Kim mencabut kalung Tatsuko dan memberikan kalungnya sendiri kepada Tatsuko, agar Tatsuko berbohong kepada sekutu AS bahwa ia bukan Tatsuko tentara Jepang tapi orang Korea yang sedang ditawan. Karena kalau mengaku Jepang pasti akan ditembak mati. Karena Jepang merupakan pihak lawan sekutu AS.



1407614434993797759

sumber:http://danieldokter.wordpress.com

Jadilah Tatsuko berganti nama dengan Kim Jun Shik yang baru sang juara lari maraton. Diakhir kisah Kim yang baru berusaha berlatih dan konsisten berlari agar menang di Olimpiade berikutnya lagi. Ini didedikasikan demi Kim yang telah menyelamatkan nyawanya. Hiks Nyesek didada hehe.

Hmmm... panjang juga ya ceritanyah. Durasi filmnya juga lama hampir 2,5 jam. Memang film Korea ini kabarnya merupakan film berbudjet besar dengan artis-artis korea, Jepang dan Cina. Dengan berbagai bahasa Jepang, Korea, Cina, Rusia, Jerman dan Inggris. Walau udah rilis di tahun 2011 tetep menarik untuk ditonton. Mirip film-film perang seperti “Iwo Jima”, atau Geisha yang mengisahkan peperangam di Asia terutama Korea dan Jepang. Film ini tak kalah menariknya dengan film Holywood. Cerita dan adegan spektakuler dengan latar belakang diberbagai negara serta visual effectnya yang sempurna atau dramatisasi yang mengharu biru yang kadang mewek, serem, sadis karena peperangan ini dikemas sagat apik. Recomemded lah untuk ditonton.


Selamat Weekend selamat menonton ^_^

,
Cempaka Putih 10 Agustus 2014